Dua Megabintang Real Madrid Siap Tinggalkan Clubnya

Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo & sang penjaga gawang Iker Casillas dikabrkan bakal meninggalkan Santiago Bernabeu. Rumor ini diembuskan oleh mantan penjaga gawang Los Merengues, Agustin Rodriguez.



Periode depan Casillas jadi spekulasi dalam 12 bln belakangan, menyusul penampilannya yg di bawah standar. Rumor kepergiannya kian santer terdengar, dikarenakan Madrid berambisi memboyong David de Gea dari Manchester United.

Sementara Ronaldo, kapten Timnas Portugal itu kabarnya tengah frustrasi lantaran berulang kali menjadi sasaran kekecewaan Madridista –julukan buat fans Madrid. Ronaldo bahkan membawa perbuatan bungkam dalam sekian banyak peluang.

“Saya pikir Iker Casillas dapat berangkat, sungguh. Demikian serta bersama Ronaldo. Aku percaya dapat perihal itu. Silahkan tunggu informasi besok,” kata Agustin Rodriguez, seperti diberitakan Marca, Selasa (12/5/2015).

Terlepas dari rumor tersebut, baik Casillas ataupun Ronaldo, keduanya sama-sama tengah mempersiapkan diri guna melakoni leg ke-2 babak semifinal Liga Champions kontra Juventus. Hasil sempurna jadi misi penting, mengingat di leg mula-mula Madrid tertunduk 1-2.

Kutukan Tim Italia buat Madrid di Fase Knock Out

Kesempatan Real Madrid lolos ke final Liga Champions masihlah agung walaupun kalah 1-2 di leg mula-mula. Yg mesti diwaspadai Los Merengues merupakan kegagalan mereka melintasi hadangan wakil Italia di fase knock out dalam 28 thn terakhir.

Madrid hanya membentuk satu gol lewat Cristiano Ronaldo ketika main-main di Juventus Stadium minggu dulu. Tetapi satu gol tersebut menjadi aset yg teramat bernilai sebab di Santiago Bernabeu, Kamis (14/5/2015) dinihari lusa, Madrid hanya perlu satu gol utk membalikkan kondisi.



Satu aspek yg menghalangi Madrid utk menang atas Juventus & lolos utk kali ke-2 dengan cara beruntun ke final yaitu catatan peristiwa. Madrid dalam 28 thn terakhir tak sempat sukses melintasi tim Italia di laga knock out dua leg.

Kali terakhir Madrid mendepak tim Italia dari fase knock out turnamen Eropa yaitu di periode 1987/1988. Saat itu Madrid mengalahkan Napoli 2-0 di leg mula-mula & berimbang 1-1 di leg ke-2 dalam laga bersama Napoli di Piala Champions.

Sejak itu Madrid tak sempat lagi menang atas tim-tim Italia di babak knock out. Mereka dua kali didepak AC Milan terhadap masa 1988/89 & 1989/90 terhadap Piala Champions, sementara di Piala UEFA 1991/1992 Los Merengues disingkirkan Torino.

Kekalahan terakhir Madrid atas wakil Italia di fase knock out merupakan terhadap Liga Champions 2007/2008. Kala itu El Real di depak di babak 16 akbar dgn score 1-2 & 1-2.

Walau miliki statistik tidak baik, dalam kurun tersebut Madrid pernah mengalahkan Juventus di laga final Liga Champions 1997/1998. Gol tunggal dalam turnamen itu dilesakkan Predrag Mijatovic.

Terkait Juventus, dalam tujuh lawatan ke Santiago Bernabeu Bianconeri mendapatkan dua kemenangan yaitu di thn 1962 (1-0) & 2008 (2-0).

Misi Pirlo Ulang Berhasil dgn Juventus di Champions

Andrea Pirlo menaruh cita-cita akbar buat lolos ke final Liga Champions. Tidak hanya mau menciptakan Juventus jawara lagi, dirinya serta bertekad mengulang berhasil yg sempat dicatatkan dgn timnas Italia di Berlin.



Juve top 2-1 atas Real Madrid dalam leg mula-mula semifinal minggu dulu. Dgn kemenangan itu, Bianconeri cuma butuh minimal hasil imbang buat mencapai puncak.

Pirlo menyongsong antusias duel leg ke-2 di Santiago Bernabeu terhadap Kamis (14/5/2015) dinihari WIB. Dirinya menginginkan gede buat mampu ke final Liga Champions yg dapat digulirkan di Berlin.

"Sebuah kejuaraan yg akbar menghadapi Real Madrid. Kami tahu dikala ini kami memiliki kesempatan yg oke buat memenangkan trofi Eropa lagi. Kami memiliki mutu & kematangan," kata Pirlo seperti dikutip Football Italia.

"Faktanya, tetap tersisa separuh turnamen & ke-2 tim sama-sama optimistis utk memenangkan kompetisi. Maka Itu duel itu menuntut performa oke. Tetapi saya tetap percaya kami sanggup melakukannya.

"Menjadi jawara Liga Champions telah jadi mimpi bagi Juventus & meraihnya di Berlin di mana saya meraih Piala Dunia bakal jadi amat istimewa. Mulai Sejak sekarang, seluruh itu jadi fokusku. Saya dapat memperhitungkan periode depanku masa panas ini," tutur dirinya.

Ya, timnas Italia mencatatkan histori yang merupakan terpandai dunia di thn 2006. Diwaktu itu laga final dihelat di Berlin.

Agen Bale Selayaknya Tak Usah Tidak Sedikit Omong Ujar Ancelotti

Carlo Ancelotti angkat berkata soal komentar agen Gareth Bale yg muncul di fasilitas belakangan ini. Pelatih Real Madrid itu menilai selayaknya agen Bale diam & tidak mencampuri urusan internal club.

Komentar agen Bale, Jonathan Barnett, bermula dikala kliennya dikritik keras usai tampil jelek diwaktu Madrid kalah 1-2 dari Juventus di leg mula-mula semifinal Liga Champions minggu dulu. Barnett menyebutkan performa tidak baik Bale periode ini tidak lepas dari keengganan rekan-rekannya mengoper bola padanya.

Pendapat Barnett ini serta juga merta kian memantik isu bahwa Bale bakal bertolak dari Santiago Bernabeu periode panas kelak. Manchester United disebut-sebut menjadi pecinta serius gelandang asal Wales itu.

Walau begitu Barnett telah menegaskan bahwa Bale tidak dapat berangkat ke mana-mana periode depan & terus berada di Madrid.

Tetapi konsisten saja uneg-uneg Barnett minggu dulu itu hingga ke telinga Ancelotti, yg setelah itu hingga mesti mengklarifikasi bahwa jalinan Bale dgn rekan-rekannya baik-baik saja. Walaupun mesti dipercaya bahasa tetap menjadi kesukaran Bale buat berkomunikasi dgn pemain lain.

"Saya rasa Gareth Bale tampil amat sangat bagus periode ini. Periode dulu beliau menempa gol di laga-laga mutlak, beliau menempa gol di seluruhnya partai final & dgn sedikit keberuntungan, beliau mampu laksanakan factor yg sama masa ini," ucap Ancelotti di Soccerway.

"Kami amat puas bersama performanya masa ini. diluar sana memang lah tidak sedikit orang yg berkomentar tentang bermacam macam macam factor, kadang mereka terlampaui tidak sedikit berkata," sambungnya.

"Orang-orang ini tak sempat menonton sesi latihan atau keharmonisan di ruangan edit. Mereka cuma menyaksikan dari luar. Bale tak sempat bermasalah bersama kawan-kawan setimnya, & pula sebaliknya. Mereka gemar dgn Bale & dirinya juga demikian."

"Dia teramat bahagia berada di sini, beliau teramat menyukai dgn kawan-kawan setimnya. Aku tak tahu tentu apa yg agennya bicarakan, namun lebih baik dirinya tak berkata. Terkadang beberapa orang terlampaui tidak sedikit berkata," begitu ia.